Senin, 19 Agustus 2013

puisi untuk sahabat

Assalamualikum duniaaaaaa...
ketemu lagi sama postingan gue lagi. kali ini post buat sahabat lagi nih readers haha.
ini puisi bukan gue yang buat yaaaaaa, adalah someone pokoknya. bagus deh! nanti ada yang versi dari gue buat kalian sahabat, tenang ajaaaa :D haha. sebelumnya makasih banget nih ya puisinya haha. kasih applause dulu dong buat someone ini haha. *prok prok prok. oke oke ini dia puisinya






Hari tidak menjadi bisu ketika mentari telah menari.
Genggaman tangan mu serasa pergi bersama waktu yang tidak ku ingini.
Lalu simbol simbol kebahagian telah usai sesaat menggemparnya haluan dalam tangisan.
Air mata, entah apa namanya...
Hilang dan aku hanya tetap bertahan dalam rindu tentang angan bersama mu, kalian, kita, dan mereka.
Celoteh pagi hanya naungan sesaat, sekedar lelucon pun kini tak jadi kawan melainkan kenyamanan.
Ku ambil angin sesambil berkata "jangan diam pada bintang yang bersinar yang telah menjadi suatu pengumuman tidak menyenangkan".
Aku bahagia, di saat semua menjadi sempurna, benderaku tentang bangku dan meja serasi, ku buktikan dengan cinta yang tak pernah mati.
Bernyanyi ku dalam syair "waktu terasa semakin berlalu tinggalkan cerita tentang kita".
Air mata ku, hanyalah pengenang rasa rindu.
Yang tidak mereka tahu, atau bahkan pura pura tak tau.
Selamat datang masa depan, selamat tingggal untuk kalian yang selalu hidup bersama mimpi, lalu kita menjadi nyata.


tuh, baguskan sob. jangan netesin air mata gitu dong hehe.
makasih nih udah nyempetin baca post ini.
semoga dapat mempererat tali silatilrahmi kita dan bermanfaat bagi semuanya hehe.
thanks readers :) thanks ka :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar