Kamis, 02 April 2015

...


Kota Hujan, ranin coffee
Thursday, April 2, 15

Semalam, aku melihat betapa kosongnya langit
Betapa buruknya langit tanpa bintang dan bulan
Lalu ,aku mendengar kesunyian yang tak pernah ku dengar sebelumnya
Dan tersadar, tersadar akan suara jeritan di balik kesunyian itu

Kumencari, mencari dimana suara jeritan itu berasal
Di dalam kegelapan, di dalam kesunyian, di dalam keterpurukan
Dan kutemukan dari mana jeritan itu berasal
Kutemukan pada saat kumenatap kosongnya langit

Ketika ku memejamkan mata, ku mengerti dari mana jeritan itu berasal
Jeritan rindu, yang berlanjut menjadi air mata
Dan berubah menjadi isak tangis yang orang lain tak bisa rasakan
Orang lain tak bisa mengerti, yaitu
jeritan rindu serta isak tangis yang saat ini kurasakan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar